Mengapa Electromagnetic Flow Meter Tidak Bisa Digunakan untuk Solar, Oli, LPG, dan Gas?
Oleh Admin
Selengkapnya
Setiap aplikasi industri memiliki karakteristik media dan desain tangki yang berbeda. Oleh karena itu, tidak ada satu jenis Level Transmitter yang cocok untuk semua kondisi. Memahami karakteristik cairan dan bentuk tangki akan membantu Anda memilih instrumen yang memberikan hasil pengukuran paling akurat serta biaya operasional yang lebih efisien.
Untuk air bersih, air proses, dan cairan umum, hampir semua jenis Level Transmitter dapat digunakan. Namun, apabila dibutuhkan pengukuran kontinu dengan biaya yang ekonomis, Capacitance / Admittance Level Transmitter sering menjadi pilihan karena konstruksinya sederhana, minim perawatan, dan mudah diintegrasikan ke sistem kontrol.
Pada cairan korosif seperti asam atau alkali, material sensor menjadi faktor utama. Pilih transmitter dengan material PTFE, UPVC, CPVC, atau Stainless Steel 316L agar tahan terhadap serangan kimia dan memiliki umur pakai yang lebih panjang.
Untuk tangki tinggi, Guided Wave Radar Level Transmitter maupun Radar Level Transmitter biasanya memberikan hasil yang lebih stabil dibanding metode lain, terutama jika terdapat perubahan tekanan, temperatur, atau uap di dalam tangki.
Jika tangki menghasilkan busa (foam), uap, atau turbulensi akibat agitator, teknologi radar umumnya lebih unggul dibanding Ultrasonic. Sementara itu, untuk aplikasi yang sering mengalami penumpukan material pada probe, RF Admittance Level Transmitter dapat mengurangi kesalahan pembacaan akibat coating.
Pada penyimpanan minyak, solar, bahan bakar, dan cairan hidrokarbon, pemilihan transmitter juga harus mempertimbangkan area berbahaya. Gunakan instrumen dengan sertifikasi Explosion Proof atau Intrinsic Safety apabila dipasang di area yang memiliki potensi ledakan.
Selain jenis media dan tangki, pastikan transmitter memiliki output yang sesuai dengan sistem otomasi yang digunakan, seperti 4–20 mA, HART, Modbus, atau RS485. Dengan pemilihan yang tepat, sistem monitoring level akan bekerja lebih akurat, stabil, dan mampu meningkatkan efisiensi proses produksi.
Telah dibaca 12 kali.